6 Tempat Wisata Air Selain Pantai di Gunungkidul


Tidak sah rasanya jika tidak merasakan pemandangan di Gunungkidul saat berlibur di Yogyakarta. Apalagi jika Anda melewatkan semua aktivitas air yang bisa dilakukan di sana. Kali ini saya memberikan daftar khusus tempat wisata air selain pantai yang bisa Anda coba selama berada di Gunungkidul. Siap bermain air? Berikut ulasannya!


Gua Pindul


Siapa yang tak kenal gua ini? Sejak dibuka untuk umum, Gua Pindul langsung menjadi primadona di tempat wisata Gunungkidul. Gua yang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo ini buka dari Senin hingga Sabtu pukul 07.00 - 18.00. Waktu terbaik untuk mengunjungi Gua Pindul adalah pada saat musim kemarau dan pada hari biasa karena tidak begitu banyak pengunjung.


Di sini Anda bisa menikmati sungai bawah tanah sepanjang 350 meter sambil menikmati pemandangan stalaktit yang mempesona. Dengan membayar tiket masuk Rp40.000 per orang, Anda akan mendapat vasilitas sewa berupa lampu depan, helm, ban dan jaket pelampung. Jika kurang puas bermain air, Anda juga bisa merasakan menyelam langsung dari tebing dan menyelam ke area yang diizinkan oleh pengelola.


Goa Tanding


Setelah dari Gua Pindul, Anda bisa menuju Goa Tanding yang hanya berjarak 300 meter. Tempat wisata yang dibuka pada tahun 2016 ini memiliki panjang hingga 450 meter dengan kedalaman 1 - 5 meter. Keindahan ceruk alam dan pemandangan stalaktit spasial bisa Anda nikmati sembari bermain di air. Berbeda dengan Gua Pindul yang menggunakan pelampung, wisatawan yang ingin menjelajahi gua ini akan menaiki perahu karet berkapasitas enam orang wisatawan dan dua orang pemandu.


Dengan tiket masuk sebesar Rp150.000, Anda mendapatkan fasilitas keselamatan yang lengkap dengan konsumsi dan menjelajahi tiga zona gua yaitu zona terang, gelap dan gelap remang selama kurang lebih satu jam. Bagi yang ingin menantang adrenalin bisa mengikuti paket wisata vertikal dengan memasuki gua melalui lubang atap menggunakan tali pengaman  dengan harga Rp 200.000 per orang.


Gua Jomblang


Di Gunungkidul terdapat ratusan gua gunung karst, beberapa di antaranya dibangun oleh penduduk setempat. Salah satunya adalah Gua Jomblang di Jetis Wetan, Semanu. Ada empat jalur yang bisa Anda pilih untuk memasuki gua ini. Jika Anda memiliki nyali yang tinggi, cobalah rute tersulit dengan berjalan vertikal ke mulut gua setinggi 80 meter menggunakan Single Rope Technique (SRT).


Saat Anda sampai di bawah, Anda dapat melanjutkan ke Gua Grubug (zona kedua). Di sana Anda melihat indahnya sinar matahari yang menerobos stalaktit dan stalagmit, membuat bentuknya terlihat seperti pilar yang kokoh. Anda harus berfoto di tempat populer ini.


Tubing Kalisuci


Setelah puas menaklukkan jalur ekstrim dan berfoto di Gua Jombang, Anda bisa berkendara ke Kalisuci Tubing dalam waktu sekitar 12 menit. Disini anda akan merasakan pengalaman goa-goa sambil menikmati pemandangan goa dan sinar matahari yang menembus pepohonan rindang.


Untuk masuk ke tempat wisata ini, Anda harus membayar paket sebesar Rp70.000 per orang dengan biaya tambahan Rp5.000. Sebelum berkunjung, ada baiknya menghubungi pengelola terlebih dahulu, karena tempat ini akan tutup jika hujan atau arus sungai sangat deras.


Luweng Sampang


Apakah Anda kurang tertarik dengan rekomendasi aktivitas gua dan sungai seperti di atas? Tenang saja, Gunungkidul masih punya tempat wisata air lain yang bisa dikunjungi, seperti Air Terjun Luweng Sampang.


Tempat wisata di Desa Sampang ini memiliki keunikan, dimana air terjun muncul diantara bebatuan karang yang terkikis air. Percikan air dan udara yang sejuk menambah keinginan untuk segera berenang di surga tersembunyi ini. Luangkan waktu untuk berkunjung ke sini pada pagi, siang atau sore hari karena bisa mengambil foto terbaik dengan background yang indah.


Air Terjun Sri Gethuk


Di tepian Sungai Oyo yang masih asri ini terdapat air terjun setinggi 25 meter bernama Air Terjun Sri Gethuk. Untuk menikmati aktivitas di sini, Anda harus membayar tiket masuk sekitar Rp 7.000 per orang (sudah termasuk sewa rakit untuk menyusuri sungai).


Air Terjun Kedung Kandang


Salah satu tempat wisata air yang terkenal di kawasan Nglanggeran adalah Air Terjun Kedung Kandang dengan ketinggian mencapai 25 meter. Banyak wisatawan berkunjung ke sini untuk melihat air terjun unik yang mengalir di antara persawahan teras.


Untuk mencapai tempat wisata kawasan vulkanik purba ini, Anda bisa berkendara beberapa ratus meter lebih jauh ke selatan. Setelah itu Anda harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuruni bukit. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan bisa menitipkannya di rumah warga.