Iklan

Kuliah Nyambi Mucikari, AP di Tangkap Polisi

15 Juli 2020, 06:13 WIB Last Updated 2020-07-14T23:13:10Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Mahasiswa asal purworejo berinisial AP (21) diamankan polisi di Sleman. Diketahui AP merekrut dan menjual perempuan untuk dijadikan pekerja seks momersial (PSK), ia menawarkan jasa esek-esek melalui twitter.

Pelaku menawarkan sistem bagi hasil. Short time dengan harga Rp 500 ribu, AP mendapat Rp 100 ribu, untuk long time dengan harga Rp 800 ribu mendapat Rp 200 ribu dari korban. AP selain mencarikan tamu, ia juga mencarikan hotel tapi biaya hotel di tanggung oleh korban. Jelas Kanit Reskrim Polsek Mlati, Sleman, Iptu Noor Dwi Cahyanto.

Sejak bulan Juni hingga 4 Juli, AP sudah melakukan 20 kali transaksi. Kemudian, ada dua wanita yang menjadi korban AP untuk di jadikan PSK, VN dan WP.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa ditangkap polisi di Sleman. Dia ditangkap karena menjadi muncikari dengan merekrut dan 'menjual' korban melalui media sosial.

Tersangka berinisial AP alias Kuyang (21) warga Purworejo, Jawa Tengah. Mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta tersebut ditangkap pada 4 Juli lalu di salah satu hotel daerah Cebongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, DIY. Kini dia ditahan di Mapolsek Mlati.

Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto menjelaskan, Kuyang melakukan tipu daya untuk merekrut perempuan yang dijadikan sebagai pekerja seks. Caranya dengan mem-posting lowongan sebagai terapis pijat di salah satu grup Facebook. Bisnis haram ini sudah dijalani Kuyang selama tiga pekan terakhir.

"Modusnya, pelaku melakukan perekrutan korban melalui iklan grup 'Info Loker Jogja dan Sekitarnya' di Facebook yang berisi lowongan sebagai terapis pijat. Tapi faktanya justru dipaksa untuk menjadi PSK," ungkapnya dalam jumpa pers di Mapolsek Mlati, Sleman, Selasa (14/7/2020).

"Pelaku ini merupakan mahasiswa PTS di luar Yogya," kata Hariyanto

Sumber : detik.com

Komentar

Tampilkan